(MATERI 3) Proses Sketsa Manual

Selamat datang di fase paling krusial dalam desain branding!

Hari ini, kita akan meletakkan dasar untuk brand kalian. Ingat aturan utamanya: JANGAN SENTUH KOMPUTER DULU. Mengapa? Karena tangan dan pensil bergerak lebih cepat daripada pikiran kalian saat menggunakan mouse atau trackpad. Kita mencari volume (jumlah) ide, bukan kualitas gambar.

Dokumen ini akan memandu kalian melalui dua aktivitas utama hari ini.

AKTIVITAS 1: MIND MAPPING (PEMETAAN PIKIRAN)

Tujuan: Membongkar isi kepala kalian dan menemukan kata kunci yang tidak biasa, yang bisa menjadi simbol visual.

Apa itu Mind Mapping? Sebuah diagram yang digunakan untuk merepresentasikan kata-kata, ide, tugas, atau item lain yang dikaitkan dan disusun di sekitar kata kunci atau ide visual utama.

Cara Melakukannya:

  1. Tulis Konsep Utama: Tulis nama brand atau jenis industri kalian di tengah kertas kosong dan lingkari. (Contoh: "Kedai Kopi").
  2. Cabang Pertama (Asosiasi Langsung): Tarik garis dari lingkaran tengah. Tulis kata-kata yang pertama kali terlintas saat kalian memikirkan konsep utama. (Contoh: Biji Kopi, Cangkir, Aroma, Panas).
  3. Cabang Kedua (Asosiasi Tidak Langsung): Tarik garis dari kata-kata di cabang pertama. Apa yang terlintas? (Contoh dari 'Aroma': Pagi, Bangun, Santai, Asap).
  4. Cabang Ketiga (Emosi & Gaya): Tarik garis lain. Pikirkan tentang Creative Brief kalian. Apa perasaannya? (Contoh dari 'Santai': Rumah, Cozy, Modern, Kayu).


contoh Visual Mind Mapping/ Peta Konsep

Tips: Jangan menyensor diri sendiri. Tulis semua kata, bahkan yang terasa konyol. Kata yang konyol bisa menjadi ide logo yang unik. Lakukan ini selama 10-15 menit tanpa henti.

AKTIVITAS 2: SKETSA KASAR (THINKING ON PAPER)

Tujuan: Mengubah kata kunci dari Mind Mapping menjadi bentuk visual. Fokus pada konsep, bukan kerapian.

Aturan Emas Sketsa Kasar:

  1. Gunakan Pensil/Pulpen: Jangan gunakan penghapus. Jika salah, coret dan buat baru di sebelahnya.
  2. Jangan Buat Detail: Kita tidak sedang menggambar lukisan. Sketsa harus cepat dan sederhana.
  3. Hanya Konsep: Fokus pada bentuk, komposisi, dan ide dasar.
  4. Coba Berbagai Gaya: Jangan hanya membuat variasi satu ide.

Teknik Mengubah Kata Menjadi Gambar:

Gunakan kata kunci dari Mind Mapping kalian dan mulailah membuat sketsa berdasarkan itu:

  • Teknik 1: Representasi Langsung (Literal)

    • Kata Kunci: Cangkir Kopi.

    • Sketsa: Gambar cangkir kopi sederhana dari berbagai sudut (depan, samping, atas).

  • Teknik 2: Representasi Abstrak

    • Kata Kunci: Santai, Aroma.

    • Sketsa: Coba visualisasikan 'asap aroma' yang membentuk pola melingkar atau lembut. Cobalah bentuk-bentuk geometris yang 'santai'.

  • Teknik 3: Kombinasi Konsep

    • Kata Kunci: Bromo (Gunung) + Kopi (Cangkir).

    • Sketsa: Bagaimana jika bentuk gunung tersembunyi di dalam asap cangkir? Atau gagang cangkir berbentuk siluet gunung?

  • Teknik 4: Tipografi Kasar

    • Kata Kunci: Modern, Minimalis.

    • Sketsa: Tulis nama brand dengan berbagai jenis huruf buatan tangan (kasar). Coba tebal, tipis, miring. Bagaimana jika salah satu huruf diganti dengan simbol kecil?

Contoh Visual Hasil Sketsa Kasar:

(Gambar imajiner ini menunjukkan halaman buku gambar yang penuh dan sedikit berantakan)

[Di sini, Anda sebagai guru bisa menyisipkan gambar atau foto asli dari buku sketsa seorang desainer, yang menunjukkan halaman penuh coretan pensil kasar, lingkaran-lingkaran, dan berbagai ide yang berbeda untuk satu logo. Pastikan gambarnya menunjukkan bahwa "ketidakrapian" adalah bagian dari proses.]

CONTOH PENERAPAN: PROYEK "BROMO CAFE"

Mari kita lihat bagaimana prosesnya berjalan dari awal hingga akhir sketsa:

  1. Creative Brief (Input): "Sebuah kedai kopi modern dan minimalis yang ingin menonjolkan lokasi aslinya di dekat Gunung Bromo, namun tetap terlihat urban dan santai."
  2. Mind Mapping (Aktivitas 1): (Lihat contoh di atas). Kata kunci kuat yang ditemukan: Bromo, Gunung, Cangkir, Asap, Alam, Minimalis.
  3. Sketsa Kasar (Aktivitas 2):

  • Sketsa 1-5: Gambar cangkir kopi biasa. (Mulai dengan ide yang paling jelas).

  • Sketsa 6-8: Mencoba menggabungkan siluet Gunung Bromo di belakang cangkir. (Mulai kombinasi).

  • Sketsa 9-11: Mencoba menggabungkan siluet Gunung Bromo di dalam asap cangkir. (Lebih cerdik).

  • Sketsa 12-14: Mencoba fokus hanya pada tipografi, membuat huruf "B" yang terlihat seperti cangkir atau gunung. (Tipografi).

  • Sketsa 15-20: Mencoba bentuk abstrak murni, seperti bentuk lingkaran yang terputus oleh garis zigzag yang mewakili gunung, dengan satu titik kecil di atasnya sebagai "matahari" atau "biji kopi". (Abstrak & Minimalis).

Tugas Kalian:

Sekarang, giliran kalian.

  1. Buat Mind Map penuh di halaman pertama buku gambar kalian.
  2. Buat MINIMAL 10 SKETSA KASAR di halaman-halaman berikutnya. Penuhi halaman tersebut!

Jangan takut salah. Kertas ini adalah tempat kalian bermain dan bereksperimen. Selamat menumpahkan ide!


Posting Komentar

0 Komentar